Jumat, 08 Juli 2016

Review Field Instrument - Dresser Masoneilan

Dresser Masoneilan
Site : http://site.ge-energy.com/corporate/shark/index.htm
Youtube Channel : -
Model : FVP110
Aplikasi : Positioner
Protocol : Foundation Fieldbus

Dresser Masoneilan


Ini Vendor sepertinya sih cukup terkenal untuk masalah Valve dan Positioner nya. Namun, kok ngga bilang - bilang kalo pindah jadi General Electric. Nah, itulah pengalaman pertama ketika mencari Manual dari Positioner seri FVP110 ini.

Konfigurasi

Untuk melakukan konfigurasi anda hanya dapat melakukan menggunakan Field Communicator karena kebetulan tipe yang kami pasang menggunakan Fieldbus. Untuk melakukan Kalibrasi dan fungsi diagnosa lainnya kami harus memahami Function Block dari Positioner ini. Untuk melakukan kalibrasi menggunakan dua mode yaitu Auto Calibration dan Manual Calibration. Jika kita memilih Auto maka kita tinggal menunggu saja proses kalibrasi selesai dengan sendirinya. Namun, ada kalanya kita harus melakukan kalibrasi secara Manual yaitu mengatur Feedback positioner tersebut hingga pas.

Dukungan Software & Manual

Seperti yang sudah kami utarakan sebelumnya mencari Manual dari Positioner ini susah karena kami sendiri mengunduh Manual tersebut bukan dari Site Resmi Positioner tersebut. Namun, manual tersebut cukup komplit dan menerangkan semua Function Block yang ada di dalam Positioner tersebut.


Troubleshooting

Device : Positioner
Manufacture/Type : Dresser Masoneilan FVP110
Protocol : Foundation Fieldbus
Permasalahan :
FacePlate terindikasi INIT. Tidak dapat Stroke Manual melalui Faceplate.
Mode Block AO terindikasi LO/AUTO tidak dapat berubah ke CAS
Solusi : 
Melakukan Kalibrasi ulang. Jika diperlukan lakukan Manual Calibration dengan melakukan settingan pada position feedback positioner. Jika kalibrasi sukses maka masalah diatas dapat teratasi.


Review Field Instrument - SMAR

SMAR
Site : http://www.smar.com/
Youtube Channel : -
Model : LD301, IF302
Aplikasi : PT, DPT, Current to Fieldbus Converter
Protocol : Foundation Fieldbus, HART

SMAR


Ini juga termasuk Vendor yang cukup jarang kami temui. SMAR kalo diucapkan kayak SEMAR tokoh wayang haha. Untuk tampilan luarnya kelihatannya tidak ada yang istimewa.

Konfigurasi

Kita dapat melakukan konfigurasi pada Transmitternya secara langsung jika dilengkapi dengan LCD. Uniknya SMAR menggunakan tombol magnetik yang hanya dapat diakses menggunakan "Obeng" spesial bawaan dari pembeliannya. Dengan membuka Name Plate di atas Transmitter tersebut kita dapat mengakses tombol tersebut dan "mencet2 nya" memakai Obeng spesial tadi. Untuk Settingan Defaultnya kita hanya bisa mengatur Span dan Zero. Namun, jika kita mengganti Dip Switch pada PCB Transmitter tersebut kita bisa melakukan konfigurasi lebih mendalam (Cuma agak repot harus mbukak Cover depan dan nyopot LCD nya).

Alternatif lain adalah dengan menggunakan Field Communicator. Cara paling mudah dan praktis, menu - menu nya pun mudah dipahami (untuk HART) untuk Fieldbus seperti biasa anda harus memahami Function Block masing - masing untungnya Manualnya tergolong lengkap dan informatif sehingga memudahkan kita mempelajarinya. Pada Project yang pernah kami ikuti, hanya terpasang tipe LD300 berupa Diff Press Transmitter dan IF302 yaitu Converter Current 4-20 mA ke Foundation Fieldbus. Kesulitannya saat itu adalah mendapatkan DD File nya, pertama kami coba unduh di Fieldbus.org tetapi versi yang tersedia adalah versi lawas. Akhirnya kami coba email ke Vendor dan mendapatkan DD File yang kami butuhkan (Latest Version) alhasil kami berhasil mengkonfigurasinya pada DCS.

Dukungan Software & Manual

Manualnya tergolong ampuh dan komplit semua tersedia di websitenya. Namun, ada beberapa File/Document yang mewajibkan kita untuk melakukan Sign in pada situs tersebut. Cukup menyebalkan dimana kita harus membuat akun2 an untuk download file saja. DD File juga tidak dapat diunduh secara bebas seperti yang kami ceritakan sebelumnya dimana kami harus menghubungi Vendor tersebut sampai dengan 1 Minggu untuk mendapatkan DD File yang terbaru.

Produk yang cukup unik adalah Converter Current to Fieldbus. Cukup solutif untuk mengakomodir Transmitter - transmitter lawas yang hanya support signal keluaran 4-20 mA maupun signal keluaran dari Sistem (DCS/PLC) yang akan di Tie-in dengan sistem kita yang berbasis Fieldbus.

Kamis, 07 Juli 2016

Review Field Instrument - Azbil

Azbil
Site : www.azbil.com
Youtube Channel : -
Model : SVP3000
Aplikasi : Positioner
Protocol : Foundation Fieldbus

Azbil
Selama Proses instalasi dan Commisioning tidak pernah ditemui adanya masalah. Termasuk handal dan bagus dengan interface yang sedikit kuno. Kekurangannya hanya terletak pada dukungan Manual dan Website yang kurang interaktif. 

Konfigurasi
Proses Konfigurasi hanya dapat dilakukan di Lokal melalui Adjusment Screw dan menggunakan Field Communicator. Jika menggunakan protocol HART tentu proses diagnosa dan pengetesan lebih simple karena kita dapat "inject" arus untuk melakukan pengetesan tersebut. Lain halnya dengan Fieldbus, dimana lebih software based dan bagi yang tidak familiar dengan konfigurasi berbasis Function Block pasti akan membingungkan.

Dukungan Software & Manual
Termasuk kurang interaktif, Manual yang diberikan terasa sangat minimalis dan kurang memberikan gambaran konfigurasi dan diagnosa Positioner tersebut. Pada website nya juga susah untuk melakukan pencarian Model yang dimaksud. Alhasil tanya mbah Google dan didapatkan Link dibawah ini :
http://tw.azbil.com/pdf/8-Penuamtic/8-3AVP303304/AVP303AVP304.pdf
Sulitnya lagi adalah pada website tersebut tidak tercantum link untuk melakukan download DD File yang sangat penting untuk konfigurasi dengan menggunakan Fieldbus. Terpaksa kita melakukan download pada situs Fieldbus.org




Cara Kalibrasi Positioner SVP3000 HART 
*Bahasanya ora mudengi tetapi cukup untuk referensi


Proses Instalasi Positioner ke Valve & Actuator - Part 1


Proses Instalasi Positioner ke Valve & Actuator - Part 2

Review Field Instrument - Yokogawa

Seringkali ketika kita membeli suatu produk kita mencari informasi terkait produk tersebut. Contohnya kita ingin mencari Smartphone dengan kisaran harga 1,5 jt dengan Fitur Segudang. Hal pertama yang akan kita lakukan adalah mengetik di Google dengan keyword kurang lebih seperti ini : "Smartphone terbaik Harga 1.5 jutaan". Voila... tampak di pencarian teratas Smartphone dengan model tertentu disertai dengan Spesifikasinya. Nah, kemudian muncul pertanyaan berikutnya, apakah benar ni Hape sebagus yang disebutkan di spek nya?, Handal g ni?, jangan2 baru pake bentar dah rusak. Pertanyaan - pertanyaan diatas dapat tejawab jika ada Review mengenai produk tersebut. Pada Review tersebut biasanya dibahas secara mendalam mengenai Produk tersebut, tidak jarang juga yang melakukan pengetesan - pengetesan tertentu, misalkan dicoba untuk main GTA kuat ngga.

Akhirnya anda sebagai konsumen akan yakin (paling ngga mantep) dengan pilihan anda. Nah, hal tersebut yang mendorong saya pribadi (meskipun bukan end-user) untuk memberikan opini mengenai produk - produk Field Instrument yang pernah saya ikuti pemasangannnya dan commisioningnya. Anda bisa bayangkan jika kita hendak berinvestasi 1,5 jt untuk smartphone kita dibutuhkan berminggu - minggu melakukan pencarian Review mengenai produk tersebut bagaimana dengan Field Instrument yang notabene menjadi ujung tombak keberlangsungan Plant.

Perlu digaris bawahi bahwa review ini merupakan murni opini pribadi dan berdasarkan pengalaman selama melakukan proses instalasi dan commisioning Instrument tersebut.

Troubleshooting Field Instrument,

Sebagai tambahan kami tambahkan sedikit Troubleshooting yang sering ditemui.
catatan lagi, artikel ini tidak dapat menjadi acuan untuk segala permasalahan di Field Instrument yang mungkin ditemui. Selalu Refer ke Manual yang diberikan oleh Vendor ketika menemui permasalahan pada Field Instrument anda. Jika tidak ada segera hubungi Vendor terkait untuk penanganan lebih lanjut (kaya dokter bae ya haha).

YOKOGAWA
Site : http://www.yokogawa.com/
Youtube Channel : https://www.youtube.com/user/AutomationYOKOGAWA
Model : EJA, EJX, YTA320, FVX110
Aplikasi : PT, DPT, FT, LT, TT, Segment Indicator, O2 Analyzer
Protocol : Foundation Fieldbus, HART

Merupakan Manufacture yang produknya banyak dipakai di Project yang saya ikuti, selain Field Instrument juga membuat DCS. Paling banyak dipakai untuk aplikasi Pressure Transmitter, Differential Pressure Transmitter, Temperature Transmitter, Level Transmitter D/P Type, Field Indicator dan Analyzer dengan protocol HART ataupun Fieldbus.

Secara garis besar, proses instalasi sangat mudah terdapat Indikator H & L agar masang DPT/FT ngga kebalik. Ketika memasang TT yang koneksinya sering kebalik tetapi lebih karena Human Error (terdapat Connnection Drawing pada tutup Housing nya). LCD nya jelas dan dapat terbaca dengan baik (Kontras bagus).

Konfigurasi yang Mudah

Kita dapat melakukan proses konfigurasi dengan menggunakan tombol dari Transmitter (Dengan membuka Housing terlebih dahulu) ataupun dengan menggunakan Field Communicator. Tampilan dan menu ketika menggunakan Field Communicator cukup mudah dipahami. Terdapat menu standar seperti mengubah Tag Number, URV, LRV, Engineering Unit, Menu Kalibrasi, Output Char (Linear, Sqrt),  Trim dsb.

Jika Device kita bermasalah atau terdapat suatu hal, maka akan muncul Pesan dengan Kode tertentu pada LCD Transmitter. Deskripsi lengkap dari Alarm Code tersebut dapat kita cari di Manual untuk memperoleh solusi ataupun penanganan lanjut jika Alarm Code tersebut muncul pada LCD transmitter. Seringkali kita perlu men-Disable Alarm tersebut karena cukup menyebalkan dan tidak perlu untuk dimunculkan contohnya adalah Alarm Open Connection pada Temperature Transmitter YTA320 yang support Dual Sensor. Misalkan kita hanya melakukan terminasi pada satu sensor maka Transmitter akan menganggap terjadi Kesalahan (Open Circuit pada sensor satunya) sehingga memunculkan Alarm Code pada LCD. Solusinya kita tinggal men-Disable Alarm Code dengan fungsi tersebut.

Dukungan Software & Manual yang mudah dipahami

Membuat anda betah membaca Manual dari Yokogawa ini. Informasi nya lengkap, semua ada, dijelaskan dengan rinci, Pokoknya ini bagaikan Google Map yang nggak bikin kesasar ketika anda menemui masalah pada Transmitternya hehe. DD File nya juga Update, DVD library kita hilang atau ketlingsut kita dapat mengunduh nya di Website nya Yokogawa.

Yokogawa ini tidak pernah rewel dan sangat handal jika beroperasi pada Spek nya. Masalah yang timbul adalah karena Transmitter ini bekerja di atas batasnya (Overpressure atau Overtemperature). Sangat Handal, sayangnya dari segi harga kami belum bisa memberikan kisarannya karena tidak memiliki informasinya.



Yokogawa

Troubleshooting :

Device : PT/PDT/FT/LT
Manufacture/Type : Yokogawa Pressure Transmitter EJA NEXT, EJA, EJX
Protocol : Foundation Fieldbus
Permasalahan :
Terdapat indikasi AL.01 pada LCD Transmitter, Capsule Error
Solusi :
Ganti Capsule/ Transmitter dengan yang baru

Device : PT/PDT/FT/LT
Manufacture/Type : Yokogawa Pressure Transmitter EJA NEXT, EJA, EJX
Protocol : Foundation Fieldbus
Permasalahan :
Terdapat indikasi AL.10 pada LCD Transmitter, Pressure terindikasi melebihi range dari Capsule sensor tersebut
Solusi :
Cek Dengan Equalize apakah indikasi AL.10 tetap muncul?, jika AL.10 hilang maka
Cek Kondisi Proses dan Tapping High & Low. Pastikan tidak ada udara terjebak.
Cek Manifold, pastikan Valve Isolation terbuka & Valve Vent tertutup.
*Ganti Capsule dengan Range yang lebih tinggi jika Pressure melebihi Range sensor tersebut
Device : PT/PDT/FT/LT
Manufacture/Type : Yokogawa Pressure Transmitter EJA NEXT, EJA, EJX
Protocol : Foundation Fieldbus
Permasalahan :
Terdapat indikasi AL.30 pada LCD Transmitter, Pressure terindikasi melebihi range dari Transmitter tersebut
Solusi :
Cek Dengan Equalize apakah indikasi AL.30 tetap muncul?, jika AL.30 hilang maka
Cek Kondisi Proses dan Tapping High & Low. Pastikan tidak ada udara terjebak.
Cek Manifold, pastikan Valve Isolation terbuka & Valve Vent tertutup.
*Ganti Range Transmitter tersebut jika memang diperlukan
Device : TT
Manufacture/Type : Yokogawa Temperature Transmitter YTA320/ YTA310
Protocol : Foundation Fieldbus/HART
Permasalahan :
Indikasi Temperature tidak Ambient/tidak sesuai dengan kondisi actual
Solusi :
Cek Terminasi Sensor tersebut pastikan terminasi terpasang sesuai dengan Connection Diagram 

Review Field Instrument - Dresser Masoneilan

Dresser Masoneilan Site :  http://site.ge-energy.com/corporate/shark/index.htm Youtube Channel : - Model : FVP110 Aplikasi : Positioner ...